Hubungan Antara Lingkar Perut Dengan Kejadian Diabetes Melitus
DOI:
https://doi.org/10.47506/sm0s0q37Keywords:
diabetes melitus, lingkat perut, obesitas sentralAbstract
Pendahuluan: Lingkar perut merupakan indikator obesitas sentral yang sering dikaitkan dengan meningkatnya risiko gangguan metabolik, termasuk diabetes melitus. Kondisi ini menjadi semakin penting untuk dikaji mengingat meningkatnya prevalensi diabetes melitus sehingga memerlukan strategi deteksi dini yang lebih akurat, praktis, dan dapat diterapkan di berbagai tingkat pelayanan kesehatan.
Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara lingkar perut dengan kejadian diabetes melitus.
Metode: Penelitian ini menggunakan menggunakan metode analitik observasional dan pendekatan cross sectional dengan sampel yang terdiri dari 52 responden. Teknik pemilihan sampel menggunakan purposive sampling. Analisis statistic yang digunakan yaitu Chi-square.
Hasil: Terdapat hubungan antara lingkar perut dengan kejadian diabetes melitus, dengan nilai p-value 0.003.
Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara lingkar perut dan kejadian diabetes melitus. Pengukuran lingkar perut dapat dimanfaatkan sebagai alat skrining cepat, murah, dan efektif untuk mengidentifikasi risiko diabetes, sehingga berperan penting dalam upaya pencegahan dan deteksi dini di masyarakat.


