Analisis Hubungan Status Gizi Berdasarkan Nilai Indeks Masa Tubuh Terhadap Kadar Hemoglobin Pada Remaja Putri.

Authors

  • Rini Damayanti Gunadarma University image/svg+xml Author
  • Rochmawati Universitas Gunadarma Author
  • Winnie Tunggal Mutika Universitas Gunadarma Author

DOI:

https://doi.org/10.47506/9h0f5e95

Keywords:

status gizi, IMT, kadar hemoglobin, remaja

Abstract

Abstrak

Tahap remaja ialah masa peralihan yang terlihat dari perubahan fisik serta mental yang cepat. Kebutuhan zat gizi meningkat selama fase ini guna mendukung pertumbuhan dan pembentukan sel darah merah. Ketidakseimbangan asupan gizi dapat menyebabkan masalah metabolisme, termasuk anemia yang ditunjukkan dengan rendahnya kadar hemoglobin (Hb). Tujuan dari penelitian ini yakni guna mengevaluasi korelasi antara status gizi remaja menurut nilai indeks massa tubuh (IMT) terhadap kadar hemoglobin. Desain cross-sectional melalui pendekatan kuantitatif diterapkam dalam penelitian ini. Penelitian ini melibatkan mahasiswa Program Studi Kebidanan sebanyak 92 responden pada periode tahun 2025 yang dipilih secara teknik purposive sampling. Selain memeriksa kadar hemoglobin menggunakan alat digital, data dikumpulkan melalui pengukuran perbandingan berat badan beserta tinggi badan guna menghitung nilai indeks masa tubuh. Uji korelasi spearman rank diterapkan guna mengetahui korelasi antara status gizi berdasarkan nilai indeks masa tubuh terhadap kadar hemoglobin. Hasil penelitian memperlihatkan bahwasanya mayoritas peserta mempunyai status gizi normal (60,9%) dan kadar hemoglobin berada di batas normal (64,1%). Nilai rs = -0,279 dengan p = 0,007 (p < 0,01) menunjukkan adanya korelasi negatif sekaligus signifikan antara status gizi berdasarkan nilai IMT dan kadar hemoglobin. Oleh karena itu, untuk mencegah anemia pada remaja, kesadaran gizi harus ditingkatkan melalui pengaturan pola makan seimbang dan pemantauan status gizi.

 

Kata kunci: status gizi, IMT, kadar hemoglobin, remaja

References

Downloads

Published

2025-12-25