Identifikasi Kesulitan Makan Pada Anak Usia Pra Sekolah Dengan Kejadian Stunting Di Denggen Wilayah Kerja Upt BLUD Puskesmas Denggen Kabupaten Lombok Timur

Authors

  • Eti Sumiati Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mataram Author
  • Irmayanti Windi Wandari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mataram Author
  • Nurhidayah Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mataram Author

DOI:

https://doi.org/10.47506/ezv01307

Keywords:

Sulit Makan; Stunting; Anak Pra Sekolah

Abstract

Latar Belakang: Salah satu masalah gizi yang menjadi perhatian utama saat ini adalah masih tingginya anak balita pendek (stunting). Prevalensi stunting yang terjadi di Indonesia pada tahun 2020 menempatkan Indonesia memiliki prevalensi stunting yang lebih tinggi daripada negara lainnya di Asia Tenggara. Pada anak prasekolah lebih dari 20% ditemukan mengalami sulit makan.

Tujuan :  Untuk mengeidentifikasi hubungan kesulitan makan pada anak dengan kejadian stunting pada anak usia pra sekolah.

Metode : Jenis penelitian yaitu penelitian analitik kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki anak usia 2-5 tahun berjumlah 170 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling, yaitu seluruh populasi ibu yang memiliki anak usia 2–5 tahun berjumlah 170 orang dijadikan sampel. Data dikumpulkan melalui data primer dan data sekunder. Analisis data menggunakan uji chi-square dengan tingkat kemaknaan (α) 0,05.

Hasil : Penelitian yang dilakuakn pada 170 anak prasekolah, terdapat 34 anak (20,0%) yang mengalami stunting ,136 (80,0%) anak tidak mengalami stuntig. Sedangkan  sebanyak 36 (21,2%) anak mengalami sulit makan dan  134 (78,8%) anak tidak mengalami sulit makan. Hasil analisis chi-square menunjukan nilai p-value sebesar p=0,001.

Kesimpulan : Terdapat hubungan kesulitan makan dengan kejadian stunting pada anak usia pra sekolah di Denggen wilayah kerja UPT BLUD Puskesmas Denggen.

References

Downloads

Published

2025-12-23