Pengaruh Edukasi Booklet Jajanan Sehat Terhadap Pengetahuan Anak Tentang Jajanan di SD Negeri 209 Palembang
DOI:
https://doi.org/10.47506/p08nx975Keywords:
anak sekolah, jajanan sehat, pengetahuan, edukasi, media bookletAbstract
Latar Belakang: Anak usia sekolah sering membeli jajanan di sekitar sekolah karena mudah diperoleh dan harganya terjangkau. Namun, banyak jajanan yang tidak memenuhi standar keamanan pangan. Data BPOM tahun 2021 mencatat 50 kasus KLB keracunan pangan dengan 2.569 anak terdampak, 1.783 anak sakit, dan 10 anak meninggal. Edukasi sederhana seperti booklet dapat menjadi alternatif media untuk meningkatkan pengetahuan siswa terkait jajanan sehat.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh edukasi melalui booklet terhadap pengetahuan siswa tentang jajanan sehat di SD Negeri 209 Palembang.
Metode: Desain penelitian menggunakan pra-eksperimen one group pretest-posttest dengan teknik total sampling. Sampel penelitian adalah 84 siswa kelas IV–V. Instrumen berupa kuesioner pengetahuan. Analisis data dilakukan secara univariat untuk menggambarkan karakteristik responden dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon. Penelitian ini telah mendapat persetujuan etik dari Komite Etik Penelitian Kesehatan dengan nomor 000003/KEP IKesT Muhammadiyah Palembang/2025.
Hasil: Median skor pengetahuan siswa sebelum edukasi adalah 10, meningkat menjadi 13 setelah intervensi, dengan hasil uji Wilcoxon p=0,001 (<0,05). Hal ini menunjukkan adanya perbedaan signifikan sebelum dan sesudah edukasi.
Kesimpulan: Edukasi menggunakan media booklet terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa mengenai jajanan sehat. Media ini dapat menjadi strategi alternatif promosi kesehatan di sekolah dasar, khususnya di daerah yang masih terbatas akses terhadap media elektronik.


