HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT KEPATUHAN PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE II DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MONTA KABUPATEN BIMA
DOI:
https://doi.org/10.47506/0m7ey206Keywords:
Dukungan keluarga, Tingkat kepatuhan, Diabetes mellitusAbstract
Latar belakang: Diabetes melitus (DM) adalah gangguan metabolisme kronis dengan ciri khas kadar gula darah tinggi akibat pankreas tidak mampu memproduksi insulin atau tidak efektif menggunakan insulin yang berpotensi menimbulkan komplikasi serius jika tidak dikelola dengan baik. Menurut WHO pada tahun 2022 sekitar 422 juta orang di dunia menderita Diabetes Melitus. Indonesia sendiri tercatat sekitar 10,7 juta pasien diabetes antara usia 20 dan 79 tahun. Tujuan: penelitian ini bertujuan mengetahui apakah ada hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kepatuhan pada penderita diabetes melitus tipe II.
Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode cross sectional. Jumlah sampel 80 orang yang diperoleh melalui purposive sampling dengan kriteria pasien yang tinggal serumah dengan keluarga. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner (dukungan keluarga dan tingkat kapatuhan), yang mana data dikumpulkan dengan teknik wawancara, lalu dianalisa menggunakan Chi Square.
Hasil: penelitian menunjukkan responden, dominan perempuan dengan tingkat pendidikan dasar dan pekerjaan petani. Dukungan keluarga sebagian besar dalam kategori cukup pada semua item (informasi, instrumental,emosional, dan harga diri). Tingkat kepatuhan penderita DM tipe II sebagian besar berada dalam tingkat patuh pada item kunjungan ke layanan kesehatan, kepatuhan dosis dan obat, dan pemantauan gula darah sendiri. Sedangkan untuk pengelola aktifitas fisik dan pemeriksaan Hb dominan pada tingkat tidak patuh. Hasil uji Chi Square didapatkan hasil nilai p-value 0,000 yang artinya <0,05.
Simpulan: ada hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kepatuhan penderita diabetes melitus tipe II. Dengan demikian maka baiknya keluarga lebih meningkatkan dukungan terhadap anggota keluarga yang sedang menjalani pengobatan diabetes.


