Pengaruh Terapi Akupresure Terhadap Intensitas Nyeri Akut Pada Pasien Gastritis Di Puskesmas Montong Betok Kabupaten Lombok Timur
DOI:
https://doi.org/10.47506/knsq3s05Keywords:
terapi akupresure, nyeri akut, gastritisAbstract
Pendahuluan: Nyeri akut adalah nyeri yang terjadi setelah cedera akut, dengan intensitas yang bervariasi (ringan sampai berat) dan berlangsung dari beberapa detik hingga 6 bulan. Pengobatan nonfarmakologis pada pasien yang mengalami nyeri akut akibat gastritis salah satunya dengan cara terapi akupresure. Terapi akupresure diartikan sebagai menekan titik-titik penyembuhan menggunakan jari secara bertahap yang merangsang kemampuan tubuh untuk penyembuhan diri secara alami. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh terapi akupresure terhadap intensitas nyeri akut pada pasien gastritis Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode pre-experimental design one grup pre-test post-test. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 23 responden didapakan dengan tehnik total sampling. Instrument yang digunakan adalah lembar observasi Numeric Rating Scale (NRS) dan teknik analisa data menggunakan uji wilcoxon. Hasil: Hasil penelitian sebelum diberikan terapi akupresure di dapatkan 17 responden (73,9%) skala nyeri ringan dan 6 responden (26,1%) skala nyeri sedang. Setelah diberikan terapi akupresure di dapatkan hasil 10 respoenden (43,47%) tidak mengalami nyeri, dan 13 responden (56,53%) masih mengalami skala nyeri ringan, namun dengan intensitas yang lebih rendah. Uji statistik Wilcoxon menunjukan adanya pengaruh yang signifikan dengan nilai p = 0,000<0,05 yang berarti terapi akupresure dapat mengurangi nyeri gastritis Kesimpulan: Ada pengaruh terapi akupresure terhadap intensitas nyeri akut pada pasien gastritis di Puskesmas Montong Betok Kabupaten Lombok Timur.


