HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEAKTIFAN DAN KEMANDIRIAN LANSIA DI POSYANDU KELUARGA DI DESA BENTEK KECAMATAN GANGGA
DOI:
https://doi.org/10.47506/gzndn043Keywords:
Dukungan Keluarga, Keaktifan, Kemandirian LansiaAbstract
Pendahuluan: Posyandu Keluarga adalah bentuk pelayanan kesehatan berbasis masyarakat yang dirancang untuk meningkatkan derajat kesehatan pada seluruh tahapan kehidupan, termasuk kelompok lansia. Keberhasilan kegiatan Posyandu Keluarga sangat ditentukan oleh tingkat keaktifan dan kemandirian lansia dalam berpartisipasi pada berbagai aktivitas yang disediakan, seperti pemeriksaan kesehatan berkala, senam lansia, dan kegiatan penyuluhan kesehatan. Lansia yang mampu berperan aktif dan mandiri umumnya memiliki kondisi kesehatan yang lebih optimal serta dapat mempertahankan peran sosialnya di lingkungan masyarakat. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan keaktifan dan kemandirian lansia posyandu keluarga di Desa Bentek. Metode: Metode penelitian kuantitatif dengan metode cross sectional, jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 84 responden didapatkan dengan teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan wawancara. Hasil dari kuesioner dianalisis menggunakan uji Chi Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan Dukungan keluarga kategori kurang sebanyak 61 responden (72,6%) ditunjukkan dengan kurangnya penghargaan yang diberikan kepada lansia, keaktifan kategori tidak aktif sebanyak 40 responden (47,6%) ditunjukkan dengan lansia tidak mengikuti olahraga seperti senam lansia, tidak mengikuti pendidikan kesehatan, pemeriksaan secara berkala, kemandirian kategori tidak mandiri sebanyak 67 responden (79,8%) ditunjukkan dengan tidak dapat melakukan aktivitas berat seperti naik turun tangga. Uji analisa data menunjukkan p value 0,003< 0,05. Kesimpulan: Ada hubungan dukungan keluarga dengan keaktifan lansia datang ke posyandu keluarga dengan kemandirian lansia di Desa Bentek.


