PERBANDINGAN EFEKTIVITAS VIDEO ANIMASI DAN POSTER TERHADAP PENGETAHUAN ANAK SEKOLAH DASAR TENTANG PLAK GIGI DI SDN 02 BOTUMOITO KABUPATEN BOALEMO
DOI:
https://doi.org/10.47506/bn77n991Keywords:
Video Animasi, Poster, Pengetahuan, Plak Gigi, Anak Sekolah Dasar.Abstract
Pendahuluan: Plak gigi merupakan salah satu penyebab utama terjadinya penyakit gigi dan mulut pada anak usia sekolah dasar. Rendahnya pengetahuan mengenai plak gigi dan cara pencegahannya dapat meningkatkan risiko terjadinya karies gigi maupun penyakit periodontal. Salah satu upaya meningkatkan pengetahuan siswa adalah melalui pendidikan kesehatan menggunakan media video animasi dan poster.
Tujuan: Mengetahui dan membandingkan efektivitas media video animasi dan poster terhadap pengetahuan anak sekolah dasar tentang plak gigi di SDN 02 Botumoito Kabupaten Boalemo.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan melalui pendekatan quasi experiment. Sampel penelitian berjumlah 40 siswa kelas V dan VI SDN 02 Botumoito yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok video animasi (20 siswa) dan kelompok poster (20 siswa). Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan yang diberikan sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data dilakukan menggunakan uji paired t-test dan independent t-test.
Hasil: Sebelum diberikan intervensi, rata-rata skor pengetahuan pada kelompok video animasi adalah 52,5, sedangkan pada kelompok poster 52,0. Setelah diberikan edukasi, rata-rata skor pengetahuan pada kelompok video animasi meningkat menjadi 74,5, sedangkan pada kelompok poster menjadi 69,5. Hasil paired t-test menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan pada kedua kelompok (p = 0,000 < 0,05). Hasil independent t-test menunjukkan tidak terdapat perbedaan efektivitas yang signifikan antara media video animasi dan poster (p = 0,625 > 0,05).
Kesimpulan: Media video animasi maupun poster sama-sama efektif dalam meningkatkan pengetahuan anak sekolah dasar tentang plak gigi, namun tidak terdapat perbedaan efektivitas yang signifikan antara kedua media tersebut.


