Pengaruh Metode Bernyanyi Terhadap Kepatuhan Cuci Tangan Pakai Sabun Di PAUD KB Ingin Terampil Kabupaten Lombok Timur
DOI:
https://doi.org/10.47506/e0vv7571Keywords:
Metode Bernyanyi, Kepatuhan, Cuci Tangan Pakai Sabun, Anak Usia PrasekolahAbstract
Pendahuluan: Kesehatan anak usia prasekolah sangat penting karena rentan terhadap penyakit menular seperti ISPA, diare, dan kecacingan. Salah satu upaya pencegahannya adalah mencuci tangan pakai sabun (CTPS). Data menunjukkan mencuci tangan dengan sabun lebih efektif mengurangi risiko infeksi dibanding hanya dengan air, sehingga diperlukan pendekatan edukasi yang menyenangkan. Metode bernyanyi menjadi salah satu alternatif karena mampu meningkatkan motivasi, rasa senang, serta memudahkan anak mengingat langkah cuci tangan. PAUD KB Ingin Terampil Kabupaten Lombok Timur merupakan salah satu lokasi di mana sebagian besar anak belum menerapkan perilaku CTPS sebelum makan dan sesudah bermain.
Tujuan:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode bernyanyi terhadap kepatuhan cuci tangan pakai sabun pada anak usia prasekolah di PAUD KB Ingin Terampil Kabupaten Lombok Timur.
Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain pre-experimental one-group pretest-posttest. Jumlah populasi sebanyak 62 anak, dengan sampel sebanyak 32 responden yang didapatkan menggunakan teknik accidental sampling. Pengukuran kepatuhan dilakukan menggunakan lembar observasi sebelum dan sesudah intervensi metode bernyanyi beserta gerakannya. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test karena data tidak berdistribusi normal.
Hasil: Kepatuhan anak sebelum diberikan intervensi metode bernyanyi sebagian besar berada pada kategori tidak patuh yaitu sebanyak 25 orang (78%), cukup patuh 7 orang (22%), dan tidak ada yang patuh (0%). Setelah diberikan intervensi metode bernyanyi, kategori tidak patuh menurun menjadi 7 orang (22%), cukup patuh meningkat menjadi 18 orang (56%), dan patuh meningkat menjadi 7 orang
(22%). Hasil analisis statistik menggunakan uji Wilcoxon diperoleh nilai $p\text{-value} = 0{,}000$ ($p < 0{,}05$), yang menunjukkan bahwa ada pengaruh metode bernyanyi terhadap kepatuhan cuci tangan pakai sabun pada anak usia prasekolah di PAUD KB Ingin Terampil Kabupaten Lombok Timur.
Kesimpulan: Edukasi melalui metode bernyanyi yang dilakukan bersama gerakan dapat meningkatkan kepatuhan anak usia prasekolah dalam mencuci tangan pakai sabun, sehingga anak yang semula tidak patuh menjadi cukup patuh hingga patuh sesuai dengan langkah-langkah kebersihan tangan yang benar.


